Semua
mahasiswa dikampus manapun pasti mendambakan yang namanya lulus cepat dan tepat
waktu. Lulus tepat waktu artinya prestasi. Prestasi artinya kesempatan yang
datang akan menjadi lebih banyak. Belum lagi kebanggaan pribadi, orang tua,
bahkan orang sekampung. Lulus cepat dan tepat waktu gampang-gampang susah. Otak
encer gak jadi jaminan seorang mahasiswa bisa lulus kuliah cepat dan tepat
waktu. Ada hal-hal lain yang juga sangat mempengaruhi antara lain kemampuan
mengelola waktu, kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi.
Berikut
ini tips-tips 10 rahasia supaya cepat lulus kuliahnya :
1. Bangun
kelompok belajar (Master Mind). Mastermind terbentuk dari individu-individu
yang mempunyai agenda yang sama, perasaan dan komitmen yang kuat terhadap misi
dan sasaran yang sama. Selain itu, mastermind juga berarti sekelompok orang
yang masing-masing menyumbangkan yang terbaik sesuai dengan kemampuan, keahlian
dan latar belakang mereka sehingga dihasilkan
ide-ide yang brilian untuk kemajuan bersama. Istilah mastermind dipopulerkan
oleh Napoleon Hill [penulis buku "Law of Success"]. Henry Ford
memulai karier bisnisnya dalam hambatan kemiskinan, kebutaaksaraan dan
ketidaktahuan. Tetapi dalam kurun waktu 10 tahun Ford berhasil mengalahkan
ketiga hambatan itu. Dan dalam 25 tahun dia sudah menjadikan dirinya salah satu
orang terkaya di Amerika. Kenapa dia berhasil? Itu terjadi setelah dia
berinterkasi intensif dalam sebuah kelompok mastermind bersama dengan Thomas
Alfa Edison, Harvey Firestone, John Burroughs dan Luther Burbank. Hasilnya?
Bukan hanya Ford yang hebat, anggota yang lainpun menjadi orang-orang hebat.
2. Jadi
idealnya kamu membentuk kelompok master mind, tidak terbatas hanya pada
teman-teman dari satu jurusan atau fakultas, tapi bisa lintas jurusan dan
fakultas. Semakin banyak kamu berinteraksi dengan orang-orang dengan beragam
latar belakang keilmuan maka akan semakin membuka cara pandang dalam
meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, berorganisasi, dan sebagainya.
3. Buat
Perencanaan dan Target. Di Indonesia biasanya perkuliahan strata S1 bisa
diselesaikan dalam minimal 7 atau 8 semester. Buat semacam roadmap target SKS
tiap semester termasuk IP yang harus dicapai. Konsultasikan dengan dosen PA
terkait mata kuliah yang akan diambil. Perhatikan mata kuliah yang menjadi
prasyaratnya mata kuliah lain, karena jika tidak lulus mata kuliah tersebut
maka efeknya akan berantai.
4. Kerjakan
tugas kuliah sedini mungkin, jangan dikerjakan satu hari sebelum deadline
dikumpulkan. Waktu yang panjang otomatis akan memberi peluang untuk mencari
referensi yang lebih baik, format tugas yang lebih rapi dan tentu saja kualitas
yang lebih baik. Lakukan strategi distribusi waktu pengerjaan setiap tugas mata
kuliah dan jangan pernah menumpuk semua tugas diwaktu yang sempit
5. Jaga
kesehatan. Kesehatan adalah aset yang paling berharga maka kita wajib mengatur
pola hidup agar tetap sehat. Jangan biasakan begadang untuk mengerjakan tugas
kemudian bangun kesiangan, terlambat ke kampus dan akhirnya konsentrasi pun
buyar. Sebaiknya alokasikan waktu belajar sehabis makan malam sampai menjelang
jam 10. Kemudian lanjutkan pada pukul 4-5 pagi sebelum solat subuh. Jangan lupa
asupan makanan yang bergizi. Jangan terlalu sering makan makanan instan.
Perbanyak serat, protein dan buah. Makanan bergizi gak harus mahal lho.
6. Buat
proposal Skrisi 3 Bulan sebelum semester 7. Nah ini juga salah satu strategi
rahasianya. Ketika kamu sudah semester 6 dengan kondisi mata kuliah teori sudah
hampir selesai, maka kamu sudah harus merencanakan menyusun proposal skripsi
meskipun belum masuk kedalam KRS. Caranya bisa dimulai dengan membaca jurnal,
paper, skripsi dan berbagai sumber literatur
lainnya. Cari peluang riset dengan membaca kesimpulan dan saran penelitian
tersebut. Lanjutkan dengan mencari referensi tambahan terkait metode dan
teknik.
7. Ketika
bahan literatur dan sketsa proposal sudah ada
maka segeralah temui calon dosen pembimbing yang kamu sukai. Sampaikan bahwa
kamu sudah memiliki masalah riset dan memiliki beberapa sumber literatur. Cara
ini jauh lebih elegan daripada ketemu dosen terus minta judul skripsi.
8. Ketika
awal semester 7 proposal kemungkinan besar sudah matang untuk diseminarkan.
Tinggal memenuhi syarat administratif. Jika sesuai target maka dalam waktu 3-4
bulan skripsi tersebut sudah bisa diselesaikan
9. Bangun
komunikasi yang baik. Komunikasi yang baik harus dilakukan dengan dosen
pembimbing. Caranya adalah dengan membuat rencana kerja dan konsultasikan
perkembangan skripsi 1 minggu sekali, minimal via email. Jika terkendala dengan
masalah metode teknis maka dapat berkonsultasi dengan orang-orang diseluruh
dunia melalui forum diskusi dengan bidang riset yang sesuai. Saat ini banyak
sekali forum diskusi online dengan berbagai topik keilmuan bahkan online course
yang sangat membantu kita dalam menyelesaikan masalah apapun terkait
penelitian.
10. Jangan
lupa ada yang lebih penting yaitu berdoa dan minta didoakan sama orang tua.
Salam perdjoeangan!!
....Semoga bermanfaat....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar